Denpasar - Delegasi empat tokoh muslimah muda Indonesia akan bertolak ke Australia pada Minggu dalam program pertukaran bilateral yang bertujuan untuk memperkukuh pemahaman dan hubungan antara tokoh muda dari kedua negara.Informasi dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang diterima ANTARA di Denpasar, Senin, menyatakan, keempat muslimah muda Indonesia itu adalah Nikmatullah dari Lombok, NTB, Helma Malini (Kalimantan Barat), Fauza Masyhudi (Padang, Sumatera Barat), dan Rita Pranawati (DKI Jaya).
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, berujar dirinya berharap kunjungan tersebut akan memberi sumbangsih pada pemahaman yang lebih baik di Indonesia tentang multikulturalisme pada masyarakat Australia dan peran Islam di Australia. "Islam di Australia adalah suatu kisah yang dinamis dan terus berkembang dengan sejarah yang kaya, dan sesuatu yang dapat dibanggakan di negara kami," kata Farmer.
Umat Muslim Australia yang berjumlah sekitar 400.000, terdiri dari 70 ragam latar belakang etnis, termasuk Indonesia, telah memberikan sumbangsih besar pada keberhasilan Australia kontemporer yang majemuk, katanya.
Program pertukaran ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para tokoh yang bermunculan pada masyarakat Muslim Indonesia untuk terlibat dengan rekan mereka di Australia dalam sejumlah masalah penting yang mempengaruhi penduduk di kedua negara.
Para peserta juga akan mempunyai kesempatan menyaksikan pameran "You Am I" oleh para seniman muslim Australia di Melbourne yang disponsori oleh Dewan Islam Victoria dan Dewan Kota Hume di Victoria.
Ini adalah delegasi pertama dari tiga kelompok dari Indonesia yang dijadwalkan untuk berkunjung ke Australia di bawah Program Pertukaran Muslim Lembaga Australia-Indonesia (AII) yang akan berlangsung antara Maret-Juni 2010.
Pada Mei nanti, lima tokoh muslim muda dari Australia akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia untuk belajar secara langsung tentang masyarakat Indonesia yang majemuk, demokratis dan toleran.
Mereka juga dijadualkan akan bertemu dengan para tokoh masyarakat, pendidikan dan agama, para akademisi, pejabat pemerintah dan perwakilan media massa.(Ant/sbl)
Berita Terbaru:
- 15/03/2010 03:08 - PKB Jateng Tradisikan Kembali Shalawatan
- 11/03/2010 05:30 - Daftar Orang-orang yang Ditangkap Densus 88
- 11/03/2010 05:19 - Keluarga Dulmatin Tunggu Jenazah
- 11/03/2010 04:44 - Dulmatin akan Dimakamkan di TPU Loning
- 11/03/2010 04:40 - TNI Gelar Latgab Anti-teror
Berita Sebelumnya:
- 01/03/2010 03:40 - Tarekat Sesat Jember Jadikan Koran Sebagai Kitab Suci Ganti Al-Qur'an
- 26/02/2010 02:36 - Tak Hanya Gadis, Ibu Rumah Tangga pun Jadi Korban Anand Krishna
- 25/02/2010 07:59 - Sang Donatur ; Bom Marriott
- 23/02/2010 06:34 - Sebelum RUU tentang Nikah Siri Disahkan
- 22/02/2010 05:35 - Lagi, Aliran Sesat "Siti Hajar" Resahkan Madura




